Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2018

Rabu, 19 September 2018

Pertanyaan Umum (FAQ - Frequently Asked Questions) Seleksi CPNS 2018

  • PERBAIKAN DATA

  • Apakah boleh memperbaiki data yang sudah dikirim?
    Anda TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah di kirim, sehingga Anda harus BERHATI-HATI dalam mengisi data. Apabila ternyata masih ada data yang perlu diperbaiki setelah dikirim maka data tersebut hanya dapat diperbaiki pada saat setelah lulus ujian dan akan diproses pada pemberkasan penetapan NIP
  • Bagaimana cara mengubah pilihan instansi pendaftaran?
    Jika Anda belum menekan tombol "simpan" pada pendaftaran maka Anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika Anda telah selesai melakukan pendaftaran maka Anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
Share:

Jumat, 14 September 2018

Tahun 2018, Kemenag Akan Terima 17.175 CPNS

Sahabat pembaca Info CPNS 2018, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Agama akan menerima 17.175 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018. Sesuai jadwal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), seleksi penerimaan CPNS seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) akan dimulai serentak pada 19 September 2018 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Ahmadi pada Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Penerimaan ASN Kementerian Agama Tahun 2018, di Jakarta,  Rabu (12/09).

Tampak hadir dalam kegiatan rapat koordinasi  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pejabat eselon I Pusat, Kepala Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia, serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia.

Ahmadi menuturkan, Kementerian Agama memiliki jumlah formasi CPNS terbesar dari seluruh  K/L. "Dari 59.309 formasi yang ditetapkan untuk 76 K/L di tahun 2018, sebanyak 17.175 formasi atau 29% ditetapkan untuk Kementerian Agama," tutur Ahmadi. 

Karopeg pun menyampaikan, dengan jumlah penerimaan CPNS terbesar, maka Kemenag akan menjadi etalase pengadaan CPNS Nasional di tahun ini. "Jika Pengadaan CPNS di Kementerian Agama sukses, maka Pengadaan CPNS Nasional sukses," tandas Ahmadi. 

Maka, pada kesempatan yang sama Ahmadi mengharap komitmen seluruh peserta rapat koordinasi untuk dapat mengawal proses rekrutmen CPNS di lingkungan Kemenag. "Kami mengimbau kepada semua satuan kerja pusat dan daerah untuk menyelenggarakan Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini dengan sebaik-baiknya dengan mengedepankan integritas, akuntabilitas, dan transparansi," tegas Ahmadi. 

Berita ini bersumber dari KEMENAG.
Share:

Tersedia 238.015 Formasi, Pendaftaran Penerimaan CPNS 2018 Mulai 19 September

Sahabat pembaca Info CPNS 2018, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginformasikan, bahwa pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dimulai 19 September mendatang. Pemerintah menyediakan 238.015 formasi, yang terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah).

“Sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id,  dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam siaran persnya Kamis (6/9) malam.

Menurut Kepala BKN, proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Pelaksanaan tes CAT direncanakan dilakukan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN, dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, lanjut Kepala BKN itu, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi.  Dengan demikian web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran.

“Proses ini akan memakan waktu sampai dengan 18 September 2018,” ujar Bima Haria.

BKN, lanjut Bima Haria, juga mengantisipasi kemungkinan jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 Juta orang dan total pelamar.

Ia menjelaskan, berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar. Karena itu, BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap.

Mengeai syarat administrasi pendaftaran, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengimbau seluruh Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar.

“Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing,” kata Bima Haria mengingatkan. 

Berita ini bersumber dari SETKAB RI.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Pesan Sponsor

loading...

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.