Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2018

Jumat, 29 September 2017

Mau Jadi PNS, Anak Gubernur Sekalipun harus Lulus Tes

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (panrb) Asman Abnur menjamin, dalam seleksi CPNS tahun 2017 ini tidak bisa melalui titipan atau faktor kedekatan dengan seorang pejabat. ”Bahkan anak saya ataupun anak Gubernur sekalipun tidak bisa langsung jadi PNS. Semua harus ikut dan lulus test,” katanya saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAIN) Tan Abdurrahman Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Jumat (29/09).

Dikatakan, saat ini pemerintah tengah menyelenggarakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang II untuk 60 kementerian/lembaga dan Provinsi Kalimantan Utara.  Sebelumnya, pada gelombang pertama, juga digelar seleksi untuk Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM. Dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan dengan sistem  Computer Assited Test (CAT), lanjut Asman, tidak memungkinkan seseorang termasuk pejabat sekalipun untuk melakukan intervensi.

Dikatakannya saat ini proses seleksi CPNS sudah menggunakan teknologi komputer, bukan lagi dengan kertas. Hal tersebut menutup kemungkinan adanya praktek curang di dalam mengangkat seorang menjadi PNS. Selain itu soal yang diujikan pun dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbeda satu dengan yang lain, sehingga tidak kemungkinan peserta untuk saling mencontek.

Menteri menegaskan, dalam seleksi CPNS ini, mulai dari pendaftaran sampai penetapan kelulusan bersifat obyektif, transparan, tidak diskriminatif, serta tidak dipungut biaya. Karena itu, apabila ada anak pejabat atau orang dekat di pemerintahan yang ingin menjadi PNS harus mengikuti dan lulus tes. “Dengan sistem CAT seseorang dapat dilihat kemampuannya. Kalau memenuhi ambang batas, peserta dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB,” imbuhnya.

Dalam SKB, setidaknya ada tiga kelompok yakni substansi, psikotes dan wawancara. Dua kelompok pertama memiliki bobot masing-masing 40 persen, sedangkan wawancara hanya 20 persen. Ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecurangan dalam proses wawancara, seperti dikhawatirkan banyak orang. “Wawancara bobotnya sangat kecil,” tegas Asman.

Lebih lanjut Menteri mengatakan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2017 ini. Karenanya, Asman selalu berusaha hadir ke lokasi tes di berbagai daerah untuk memastikan pelaksanaan seleksi berjalan dengan benar dan lancar tanpa ada gangguan.

Mantan Wakil Walikota Batam ini juga mengingatkan agar mahasiswa/i STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang nantinya ingin menjadi PNS untuk lebih giat belajar, karena sesuatu yang besar tidak datang dengan mudah tapi dengan kerja keras. “Hanya dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri dan pertolongan Tuhan, maka seseorang akan berhasil,” tandasnya.

Turut Hadir dalam kuliah umum tersebut Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Rini Widyantini, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Indra Gobel, Staf Khusus Menteri Bidang Hukum Kementerian PANRB Noviantika Nasution, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Didi Haryono, Wakil Bupati Bintan Dalmas Risaf, dan segenap Civitas Akademika STAIN Sultan Abdurrahman Kepri.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Rabu, 27 September 2017

Rekrutmen CPNS BKN Menjadi Awal Lahirnya Future Leaders Berkualitas

Sahabat pembaca info cpns 2017, sudah tahukah anda bahwa Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2017 diharapkan dapat menjadi awal lahirnya future leaders berkualitas. Hal itu disampaikan Kepala Biro Kepegawaian BKN Achmad Slamet Hidayat di Kantor Pusat BKN Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Achmad Slamet mengatakan untuk mendapatkan future leaders yang baik, pada tahap awal ini disyaratkan kriteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi pelamar, di antaranya pelamar harus memiliki score TOEFL sekitar minimal 480. Pelamar berasal dari perguruan tinggi negeri dengan akreditasi B dan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2, 85 atau berasal dari perguruan tinggi swasta dengan akreditasi A dan IPK minimal 3.00. “Ini semua merupakan upaya untuk mendapatkan pasokan calon-calon PNS yang mumpuni. Di samping berkompetensi tinggi, memiliki etika yang baik juga menjadi bagian persyaratan yang akan menentukan lolos tidaknya pelamar dalam proses rekrutmen pegawai BKN. Pegawai-pegawai berkualitas yang telah direkrut tersebut ke depan diharapkan dapat mengisi posisi-posisi strategis di BKN,” ujar Achmad Slamet.

Biro Kepegawaian BKN ke depan berencana melakukan pengembangan kapasitas dari para CPNS yang telah terekrut. “Kami berharap melalui program pengembangan yang dilakukan, setelah mendapat input SDM dengan kualitas baik, juga akan hadir pegawai-pegawai yang terus meningkat kapasitasnya melalui program pengembangan yang tepat. Itu semua penting karena mereka memang disiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin di masa mendatang,” paparnya. Pusat Data BKN mencatat bahwa pada rekrutmen tahun 2017 ini, BKN membuka lowongan sebanyak 212 formasi. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Selasa, 26 September 2017

Kelulusan Administrasi CPNS Gelombang 2 Diumumkan 30 September

Sahabat pembaca info cpns 2017, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 1.117.943 orang telah melamar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) gelombang dua sejak dibuka pada tanggal 11 September 2017 lalu. Pendaftaran resmi ditutup hari ini, 25 September 2017 pukul 24.00WIB.

Setelah semua proses pendaftaran ditutup, selanjutnya seleksi administrasi akan dilakukan pada tanggal 30 September 2017 mendatang.

"Pengumuman seleksi administrasi 30 september 2017," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman kepada detikFinance, Senin (25/9/2017).

Setelah itu pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 9-20 Oktober 2017 sesuai dengan teknis pelaksanaan intansi masing-masing. Apabila lolos, maka pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetisi Bidang (SKB). 

"Seleksi Kompetensi Bidang (SKD) 9 sampai dengan 20 Oktober 2017. Teknis pelaksanaan ada di instansi. Selesai SKD lanjut SKB kemudian integrasi hasil SKD dan SKB. Pengumuman kelulusan akhir 20 november 2017," terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah membuka lowongan CPNS gelombang dua untuk 60 Kementerian dan Lembaga, serta satu pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Jumlah formasi yang disediakan pemerintah pada penerimaan CPNS gelombang kedua tahun 2017, yaitu sebanyak 17.928 formasi. Pelamar masih memiliki waktu untuk mendaftar hingga pukul 24.00WIB nanti.

Berita ini bersumber dari Detik Finance.
Share:

Senin, 25 September 2017

SKD CAT DIII dan SLTA/Sederajat Pelamar CPNS Kemenkum HAM Mulai Digelar Hari Ini

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT-BKN bagi pelamar CPNS tahun 2017 dari tingkat SLTA/sederajat dan DIII Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) digelar serempak mulai hari ini, Senin (25/9/2017). Seleksi yang diselenggarakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia tersebut diselenggarakan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan di ruang kerjanya mengatakan bahwa sistem CAT-BKN akan digunakan pada penyelenggaraan SKD tersebut mulai dari 25 September 2017 hingga 3 Oktober 2017. Peserta lolos SKD CAT yang dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diumumkan pada 9 Oktober 2017.

SKB sendiri akan digelar pada 23 Oktober hingga 28 Oktober 2017 dengan rincian untuk pelamar dari formasi DIII akan menjalani SKB CAT dan dari formasi SLTA/Sederajat akan menjalani tes kesamaptaan. Pasca-itu akan digelar SKB melalui pengamatan fisik dan keterampilan pada 30 Oktober hingga 2 November 2017. Sementara itu pengumuman kelulusan akhir akan diumumkan secara online pada 9 November 2017.

Plafon Ambruk

Pelaksanaan SKD di sejumlah daerah sempat mengalami beberapa kendala. Misalnya SKD di Universitas Bina Darma Palembang sempat diwarnai dengan peristiwa ambruknya plafon di ruang 12 tempat pelaksanaan sesi ke-3 SKD. Namun dilaporkan tidak terdapat korban jiwa dan pelaksanaan sesi 3 dipindah ke ruangan lain yang dipastikan aman.

Di bagian lain pelaksanan SKD di Kampus Universitas Abulyatama, Aceh untuk sesi 1 dan 2 juga sempat mengalami penundaan karena instalasi listrik terbakar dan kini telah teratasi. Menanggapi hal itu, Kepala Biro  Humas BKN, Mohammad Ridwan mengatakan beberapa kendala teknis di daerah, misalnya Aceh dan Palembang memang terjadi, “Tetapi yang paling penting adalah hak pelamar untuk ikut SKD dengan CAT BKN tetap dijalankan dengan modifikasi pelaksanaan sesuai teknis di lapangan”.

Di bagian lain, mengawali pelaksanaan SKD CAT untuk pelamar tingkat SLTA di Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/9/2017) Kepala Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM RI Bangka Belitung, Yoseph, di hadapan 81 peserta CAT sesi I menyampaikan bahwa SKD  merupakan babak lanjutan para CPNS penjaga tahanan untuk berkompetisi. “Kami membutuhkan tenaga-tenaga yang fresh untuk memberikan sumbangsihnya pada negeri,” ujar Yoseph.  Melalui SKD CAT BKN Yoseph berharap akan dapat terjaring pegawai baru yang berkualitas.

Selanjutnya ditegaskan oleh Yoseph bahwa rekrutmen CPNS ini tidak dipungut biaya. “Jangan percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan kalian,” tandas Yoseph. Pelaksanaan SKD di Kepulauan Bangka Belitung menjaring 528 formasi dalam jabatan penjaga tahanan  dari 2860 pelamar yang lulus seleksi administrasi dan pengukuran tinggi badan yang telah dilaksanakan pada tanggal 11-16 September 2017 lalu. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Hadapi SKD CPNS dengan Sportif dan Optimis

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa dalam menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), para peserta tes CPNS harus bersikap sportif dan optimistis guna berupaya mencapai nilai tinggi Selain itu, para peserta harus yakin bahwa SKD berbasis Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN) ini berlangsung bersih, transparan, dan jujur Demikian pernyataan yang diutarakan oleh Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM), Tarsono, tatkala memberikan arahan pada para peserta SKD CPNS Kemenkum dan HAM di ruang Hotel Basko, Padang, Senin (25/9/2017).

Tarsono lebih jauh mengemukakan bahwa para peserta hendaknya dapat melampaui nilai lulus minimal ( passing grade) yang ditentukan. Hal ini dikarenakan aturan rasio 1:3, yang bermakna peserta yang berhak maju pada SKD hanyalah tiga orang dengan nilai tertinggi yang memenuhi passing grade untuk setiap 1 formasi CPNS. “Dengan demikian, yang memenuhi passing grade tidak otomatis maju untuk SKB,”tandasnya.

Beliau pun menjelaskan bahwa untuk formasi sipir bagi lulusan SMA di Sumatera Barat berjumlah 337 orang, dengan rincian 291 orang untuk pria, dan 46 orang untuk wanita. “Dengan demikian, hanya 873 peserta pria dan 138 peserta wanita yang dapat maju untuk SKB,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Sumatera Barat,Dwi Prasetyo, mengartikulasikan bahwa para peserta SKD CPNS perlu mengelola waktu dengan baik dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan.Hal ini mengingat bahwa soal yang diujikan berjumlah 100 soal, sementara waktu yang tersedia hanya 90 menit.

Berdasarkan pantauan tim BKN, pelaksanaan SKD CPNS bagi para lulusan SMA di Kanwil Kemenkum dan HAM Sumatera Barat berlangsung di dua tempat, yakni di UPT BKN Padang dan Hotel Basko. Untuk SKD di Hotel Basko, berlangsung 5 sesi pada Senin-Sabtu ini, dengan jumlah 500 orang per sesi. Ada pun untuk SKD di UPT BKN Padang, SKD berlangsung 5 sesi pada Senin-Jumat ini, dengan jumlah 50 orang per sesi. Pada sesi pertama di Hotel Basko, dari 500 orang peserta, hanya 479 yang datang, dan yang memenuhi passing grade hanya 26 orang.

Pada sesi pertama di UPT BKN Padang, dari 50 orang peserta, hanya 48 yang hadir, dan yang memenuhi passing grade hanya 1 orang.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Kamis, 21 September 2017

Hasil dan Jadwal SKD Kemenkumham

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa berdasarkan data cpns.kemenkumham.go.id, disampaikan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) S1 dan Jadwal SKD D3/SMA Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagaimana di bawah ini.
Share:

Senin, 18 September 2017

SKD Calon Hakim MA dengan CAT BKN, 25.358 Pelamar Bersaing di 30 Lokasi

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa setelah pendaftaran online CPNS untuk Mahkamah Agung (MA) ditutup pada 26 Agustus 2017, data BKN menunjukkan bahwa hanya 25.358 peserta dari 30.715 total pelamar MA (formasi umum; cumlaude; dan putra/I Papua) yang dinyatakan lolos administrasi dan berhak melanjutkan tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN). SKD Calon Hakim MA tersebut telah mulai digelar sejak hari ini Senin, 18 September 2017 dan akan berlangsung sampai  22 September 2017 mendatang.

Data BKN memperlihatkan terdapat 30 (tiga puluh) titik lokasi pesebaran pelaksanaan SKD Calon Hakim MA, yakni di Kantor Pusat BKN Jakarta, seluruh Kantor Regional BKN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN dan secara mandiri bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat.

Pada hari pertama pelaksanaan SKD, Kepala BKN Bima Hari Wibisana bersama Ketua MA Muhammad Hatta Ali meninjau proses SKD yang berlangsung di Kantor Pusat BKN Jakarta. Pada kesempatan itu Ketua MA menyampaikan puas dengan transparansi yang melekat pada sistem CAT BKN sebab dengan sistem CAT BKN hasil SKD masing-masing peserta langsung dapat dilihat dan dipantau, begitu transparan dan hasil dapat diketahui real time, sehingga dapat dipastikan SKD CAT berjalan tanpa kecurangan.

Sementara itu data center Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN per 18 September 2017 pukul 15:28 wib menunjukkan terdapat 5 K/L dengan peminat pelamar terbanyak yakni: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (85.733 orang); Kementerian Kesehatan (72.234 orang); Kementerian Keuangan (64.470 orang); Kejaksaan Agung (40.795 orang); dan Kementerian Perhubungan (39.966 orang).

Selanjutnya untuk 5 (lima) K/L dengan peminat pelamar paling sedikit terdapat pada Lembaga Sandi Negara (24 orang); Kementerian Koordinator Perekonomian (124); Badan Pengawas Tenaga Nuklir (329 orang); Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (508 orang); dan Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (523 orang). Sementara total pelamar SSCN periode dua rekrutmen CPNS 2017, terhitung sejak 11 September 2017 berjumlah 605.710 orang. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Sabtu, 16 September 2017

Pendaftaran CPNS Hari Ke-6, Jumlahnya Capai 449.475 Pelamar

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang II resmi dibuka. Memasuki hari keenam, para pendaftaran CPNS ini langsung diserbu oleh masyarakat. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan, dari data center website SSCN pada hari ini, Sabtu (16/9/2017) ada sekira 449.475 peserta yang sudah mendaftar. Jumlah tersebut masih terus bertambah setiap jamnya hingga tanggal 25 September 2017 mendatang.

Dari 449 ribu lebih pelamar yang mendaftar, ada sekitar lima Kementerian yang memiliki pendaftaran terbanyak pada hari keempat ini. Kelima Kementerian dan Lembaga tersebut yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Total pelamar seluruh instansi sampai pukul 449.476 peserta ada lima instansi dengan pelamar tertinggi," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (16/9/2017). Adapun jumlah pelamar Kemendikbud hingga pagi ini sudah mencapai 64.682 pendaftar. Sementara Kementerian Kesehatan sudah mencapai 56.085 pendaftar. Sementara untuk Kemenkeu hingga hari ini telah mencapai 48.110 peserta yang melamar. Lalu disusul oleh Kejagung dan Kemenhub dengan masing-masing pelamar 31.051 dan 30.730 pelamar.

"Pagi Kemendikbud meningkat lagi sudah lebih dari 64.682 pelamar, Kemenkes sudah lebih dari 56.085 pelamar, Kemenkeu sudah lebih dari 48.110 , Kejagung dan Kemenhub masing-masing 31.051 dan 30.730 pelamar," jelasnya. Sebagai informasi, untuk proses pendaftaran gelombang kedua ini sendiri dilakukan secara online melalui situs BKN yakniwww.sscn.bkn.go.id. Pendaftaran sendiri harus memasukan beberapa identitas pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), NIK Kepala Keluarga.

Berita ini bersumber dari Okezone.
Share:

Jumat, 15 September 2017

Pelamar CPNS Instansi Non-SSCN, Cukup Membuat Akun Saja di Portal SSCN

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa dalam Rekrutmen CPNS periode II tahun 2017, terdapat 13 instansi non-SSCN yang membuka lowongan. Pengertian non-SSCN yakni instansi bersangkutan memiliki portal mandiri dalam rekrutmen CPNS kali ini. Ke-13 instansi non-SSCN tersebut yakni :

1. Kementerian Luar Negeri;
2. Kementerian Kesehatan;
3. Kementerian Keuangan;
4. Badan Pemeriksa Keuangan;
5. Kejaksaan Agung;
6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
7. Kementerian Perhubungan;
8. Kementerian Sekretariat Negara;
9. Kementerian Sosial;
10. Kementerian Teknologi dan Pendidikan Tinggi;
11. Kementerian Perindustrian;
12. Lembaga Administrasi Negara;
13. Lembaga Ilmu Pendidikan Indonesia.

Pada portal SSCN, pelamar 13 instansi non-SSCN cukup membuat akun sampai tahap login dan mencetak bukti pendaftaran. Setelah itu, minimal dalam 1x24 jam pelamar dapat melanjut tahapan berikutnya pada portal ke 13 instansi tersebut. Pelamar CPNS 2017 periode kedua ini juga diwajibkan untuk memahami secara detail syarat/ketentuan dokumen persyaratan dan tata cara pendaftaran pada masing-masing instansi yang dapat diunduh pada laman pengumuman di portal SSCN BKN. Biasakan untuk pahami petunjuk tahapan pendaftaran sebelum melakukan pendaftaran.


Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Kamis, 14 September 2017

Tidak Ada yang Bisa Dipermainkan Dalam Seleksi CPNS

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, meminta para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada penerimaan CPNS 2017, agar konsentrasi dan tidak memikirkan hal lain seperti mencari bantuan/koneksi. "Tidak ada lagi orang-orang yang mengatasnamakan bisa membantu. Bahasanya calo. Dengan cara seperti ini seleksi pegawai negeri ke depan betul-betul fair secara terbuka. Ga ada yang bisa membantu kecuali kemampuannya," ucap Asman di sela-sela acara peninjauan SKD Kementerian Hukum dan HAM di Kampus STIE AMKOP Makasar, Kamis (14/9).

Dijelaskan, bahwa zaman sudah berubah, dengan bantuan teknologi dan informasi melalui pengggunaan Computer Assisted Test (CAT), pelaksanaan seleksi CPNS kini semakin objektif, transparan dan bebas dari KKN. "Dulu dilakukan secara manual pakai lembar jawaban komputer. Sekarang SKD dilaksanakan secara real time dengan menggunakan CAT," katanya.

Jumlah peserta yang mengikuti SKD untuk formasi petugas imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dengan kualifikasi pendidikan S1 di Kota Makasar mencapai 12.017 orang. SKD dilaksanakan di dua tempat yakni di Kanreg BKN IV dan STIE AMKOP Makasar. 

Pada kesempatan tersebut Menteri Asman juga menyempatkan diri melihat secara langsung pelaksanaan seleksi fisik untuk formasi Petugas Lapas Kementerian Hukum dan HAM yang dilaksanakan di Mako Brimob Makasar. Peserta yang memilih formasi dengan kualifikasi pendidikan SMA atau yang sederajat ini sangat banyak, mencapai 30.000 orang. Seleksi fisik untuk pengukuran tinggi badan berlangsung ketat dengan melibatkan jajaran Kementerian Hukum dan HAM. "Tadi ada yang ukurannya 155 (cm) kurang setengah. Itu ga lulus juga. Ga ada yang bisa dipermainkan dalam seleksi ini," tegas Asman.

Asman mengapresiasi panitia penyelenggara dari Kementerian Hukum dan HAM atas lancarnya pelaksanaan SKD dan seleksi fisik. "Saya lihat dari Kementerian Hukum dan HAM full team mendukung pelaksanaan seleksi ini. Pak Sekjennya juga turun langsung.," ucapnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Senin, 11 September 2017

Waktu Pendaftaran CPNS Dua Minggu, Pelamar Tak Perlu Buru-buru

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa setelah sepekan diumumkan, hari ini, Senin 11 September 2017, dimulai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk  60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 1 Pemerintah Daerah (Kalimantan Utara). Kalau putaran sebelumnya hanya dua instansi, dengan banyaknya instansi yang membuka lowongan, berarti calon pelamar memiliki lebih banyak pilihan.

Namun banyaknya pilihan juga harus dibarengi dengan kecermatan dan ketelitian sebelum menentukan jabatan apa dan instansi mana yang akan dilamar. Berbagai pertimbangan harus dikedepankan, mulai dari minat hingga peluang untuk bisa lolos.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Herman Suryatman mengingatkan agar masyarakat teliti serta tidak tergesa gesa dalam mendaftar. Sebab satu pelamar hanya diperbolehkan melakukan satu kali pendaftaran pada satu jabatan di satu Kementerian dan Lembaga. “Pelamar hanya boleh mendaftar pada satu instansi, satu jabatan, dan satu formasi,” ujarnya di Jakarta, Senin (11/09).

Sebagai contoh, pelamar yang mendaftar di Kementerian Keuangan, pada jabatan Analis Hukum dan jenis formasi Cumlaude, tidak boleh mendaftar lagi pada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada jabatan Analis Keolahragaan dan formasi umum.

Herman mengimbau masyarakat agar mendaftar pada K/L sesuai minat dan kualifikasi, untuk itu harus dipersiapkan berkas berkas sesuai dengan ketentuan masing masing K/L. Karena memang setiap K/L menetapkan persyaratan yang berbeda beda, untuk itu pelamar diminta membaca dengan teliti dan mencermati seluruh keterangan baik syarat, jadwal pedaftaran, serta mekanisme pendaftaran dimasing masing instansi.

Lebih lanjut ia menyampaikan bagi para pelamar CPNS putaran I yang tidak lolos seleksi administrasi dapat kembali melakukan pendaftaran pada putaran kedua ini. Para pelamar dapat langsung mengakses website sscn.bkn.go.id untuk melakukan pendaftaran, kemudian bagi pelamar yang ingin mendapat informasi seputar CPNS dapat mengakses situs resmi pemerintah melalui menpan.go.id dan bkn.go.id.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pemerintah Tetapkan Passing Grade Test CPNS 2017

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) no 22/2017, pemerintah menetapkan nilai ambang batas (passing grade) seleksi kompetisi dasar (SKD) CPNS tahun 2017. Passing grade tahun ini 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Demikian dikatakan Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Senin (11/09). "Untuk bisa mengikuti seleksi tahap berikutnya, peserta SKD CPNS harus melewati passing grade tersebut," ujarnya.

Namun, lanjutnya, tidak semua yang lolos passing grade bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk satu jabatan, hanya ada tiga peserta yang lolos passing grade, yakni yang memiliki rangking tiga besar. Jadi kalau ada sepuluh orang yang lolos passing grade pada satu jabatan, maka tujuh orang lainnya terpaksa tidak dapat ikut seleksi tahap berikutnya, jelas Herman.

Ditambahkan, seorang peserta yang mendapat nilai tinggi sekalipun, belum tentu lolos kalau ada salah satu dari ketiga kelompok soal yang nilainya di bawah ambang batas. Sebaliknya, meski secara keseluruhan nilainya hanya 298, kalau memenuhi ambang batas tiga kelompok soal, dia tetap lolos passing grade.

Karena itu, Herman mengimbau agar peserta seleksi lebih cermat dalam mengerjakan soal tes dengan sistem Computer Assissted Test (CAT). "Jangan sampai hanya mengejar jumlah nilai dari salah satu atau sebagian kelompok soal, tetapi pada kelompok soal lain skornya di bawah passing grade," jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa passing grade ini tidak berlaku untuk peserta seleksi pada jalur khusus, yakni cumlaude, putra-putri Papua/Papua Barat non calon hakim, serta bagi peserta dari kelompok disabilitas. "Untuk ketiga kelompok itu akan menggunakan perangkingan," imbuh Herman.

Selain itu, menurut Permen PANRB No. 22/2017 ini, untuk formasi jabatan Dokter Spesialis, Penerbang, Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, dan Penjaga Mercu Suar, termasuk formasi untuk Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua dan Papua Barat, hasil Seleksi Kompetensi Dasar didasarkan pada pemeringkatan/ rangking.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Minggu, 10 September 2017

Alamat Tautan Resmi Pengumuman CPNS 2017

1. Portal Kementerian PANRB dengan alamat cpns.menpan.go.id


2. Portal SSCN BKN dengan alamat sscn.bkn.go.id


Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Sabtu, 09 September 2017

Dua hari lagi, tepatnya hari Senin lusa, pendaftaran penerimaan CPNS akan dibuka.

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa dua hari lagi, tepatnya hari Senin lusa, pendaftaran penerimaan CPNS akan dibuka. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelamar agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.

“Pendaftaran akan dibuka mulai Senin tanggal 11 September 2017 dan ditutup tanggal 25 September 2017,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Sabtu (09/09).

Selama ini,  persyaratan pelamaran terdiri dari beberapa dokumen yang cukup banyak. Syarat-syarat yang harus dipenuhi berbeda-beda untuk setiap instansi dan jabatan. Untuk itu, pelamar disarankan untuk menyiapkan seluruh dokumen pokok yang sekiranya sama untuk setiap instansi.“Pelamar bisa menyiapkan dokumen-dokumen tersebut sebelum tanggal pendaftaran,” ujar Herman.

Untuk proses pendaftaran, akan dilakukan secara online melalui situs BKN yakni sscn.bkn.go.id. Pelamar harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor KK, dan NIK Kepala Keluarga.

Herman mengatakan bahwa sejauh ini, banyak pelamar yang bermasalah saat mengisikan NIK dan nomor KK. Untuk itu, pastikan NIK dan nomor KK tidak bermasalah. “Kalau bermasalah segera hubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat,” jelasnya.

Mengingat instansi pemerintah yang membuka penerimaan CPNS cukup banyak, diharapkan pelamar benar-benar teliti dalam memilih jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keinginan. Pelamar hanya dapat mendatar pada satu instansi dan memilih satu jabatan. “Jangan sampai salah memilih! Karena pelamar tidak dapat mengubah pilihan jika sudah mendaftar,” ujarnya.

Herman kembali mengingatkan bahwa bagi pelamar yang sudah mendaftar pada penerimaan putaran pertama (Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung) diperbolehkan mendaftar kembali dengan menggunakan account SSCN yang telah dibuat sebelumnya.

Apabila terdapat pendaftar pada penerimaan putaran pertama sudah dinyatakan lulus/final diminta untuk tidak mendaftar lagi pada penerimaan putaran kedua. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Jumat, 08 September 2017

Lokasi SKD Pelamar CPNS Kemenkumham 2017 Berlangsung di 33 Lokasi

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test(CAT BKN) bagi pelamar CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2017 kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana rencannya akan dipusatkan di 33 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sementara pelaksanaan SKD tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai 11 hingga 16 September 2017. Total peserta SKD Kemenkumham diprediksi mencapai 211.538 orang. Untuk 33 titik lokasi pelaksanaan SKD akan berlangsung di Kantor Pusat BKN Jakarta, seluruh Kantor Regional BKN dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, Kantor Wilayah Kemenkumham, serta bekerjasama dengan Pemerintah Daerah terkait.
Share:

Penetapan Alokasi Formasi CPNS Berdasarkan Kebutuhan

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah baru saja mengumumkan penerimaan CPNS. Masing-masing instansi pemerintah mendapatkan alokasi formasi yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan melihat kebutuhan pegawai di masing-masing instansi.

Penerimaan CPNS tahun 2017 ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis (core business) yang mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun. Di samping itu, adanya peningkatan beban kerja pada K/L.

Penetapan alokasi formasi CPNS atas dasar Instansi pemerintah memberikan data jumlah pegawai, yang memasuki masa pensiun dan jumlah kebutuhan dari tahun 2015 – 2017. Dari data tersebut, diseimbangkan antara data keduanya dan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara.

Sebelumnya, masing-masing instansi telah mengajukan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) serta peta jabatan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui aplikasi e-formasi.

Di sini, terlihat kebutuhan masing-masing instansi. “Data melalui aplikasi e-formasi dan kebutuhan 2015-2017 disinkronkan,” ujar Kepala Bidang Perencanaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Syamsul Rizal, Kamis (07/09).

E-formasi adalah aplikasi yang berfungsi untuk menyusun kebutuhan CPNS setiap tahunnya. Aplikasi ini sudah diterapkan Kementerian PANRB sejak tahun 2014. Sistem ini merupakan salah satu program percepatan reformasi birokrasi.

Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui gambaran struktur organisasi, peta jabatan, jumlah pegawai yang ada, jumlah pegawai yang dibutuhkan dan jumlah kekurangan/kelebihan pegawai di instansi pemerintah baik lingkungan Kementerian, Lembaga Negara, pemerintah pusat maupun daerah.

Tidak hanya untuk penerimaan CPNS, e-formasi juga dapat digunakan untuk karir PNS. Untuk penerimaan PNS saat ini, dibuka untuk mengisi jabatan inti di setiap instansi. “Contohnya kalau Kementerian Ristek dan PT itu jabatan intinya dosen. Kalau LIPI itu peneliti,” jelasnya. Lanjutnya dikatakan, untuk jabatan pengadministrasi masih dilakukan moratorium.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kamis, 07 September 2017

Ketentuan setelah pelamar CPNS Kemenkumham RI dinyatakan lulus seleksi administrasi yang bersumber dari Twitter Kemenkumham RI



Sahabat pembaca Info CPNS 2017, berikut ini tweet terkait ketentuan setelah kalian dinyatakan lulus seleksi administrasi yang bersumber dari Twitter Kemenkumham RI.

1. Selamat sore Sahabat Pengayoman, Yomin infokan ketentuan setelah kalian dinyatakan lulus seleksi administrasi

2. Silahkan masuk ke halaman , lakukan registrasi utk dapatkan Kartu Informasi Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar

3. Siapkan Pas Poto ukuran 4X6 berlatar belakang MERAH sebanyak 2 (dua) buah, dan bawa ketika tes

4. wajibkan dtg 90 menit sblm jadwal tes dimulai, kartu peserta ujian akan dilegalisir oleh petugas ditempat / lokasi kalian laksanakan tes

5. Peserta wajib membawa : Kartu Peserta Ujian, KTP/ Surat Keterangan Rekam Kependudukan --->

6. Kartu Informasi Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar, Ijasah dan transkrip nilai asli, STTB asli

7. Untuk cetak kartu informasi dan nomor antrian dapat dicetak sampai dengan tanggal 11 September 2017 pukul 23.59 WIB

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Untuk cetak kartu informasi dan nomor antrian CPNS KEMENKUMHAM dapat dicetak sampai dengan tanggal 11 September 2017 pukul 23.59 WIB



Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa berikut ini link yang bersumber dari CPNS KEMENKUMHAM RI :

Pengumuman Seleksi Administrasi dapat di download disini
Lampiran Pengumuman Seleksi Administrasi untuk Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Sarjana dapat di download disini
Lampiran Pengumuman Seleksi Administrasi untuk SMA/DIII dapat di download disini

Cetak Kartu dan Nomor

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Rabu, 06 September 2017

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON HAKIM DI LINGKUNGAN MAHKAMAH AGUNG RI TA 2017

Sahabat pembaca info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 telah menyelesaikan verifikasi berkas kelengkapan administrasi pelamar. Namun demikian oleh karena adanya gangguan teknis sehingga pengumuman yang seharusnya sudah dapat ditayangkan tanggal 5 September 2017 baru dapat ditayangkan pada tanggal 6 September 2017.

Bagi para pelamar dipersilakan membuka website Panitia Seleksi Nasional (htpps:sscn.bkn.go.id) untuk dapat mengetahui hasil kelulusan seleksi administrasi dan sekaligus melakukan pencetakan kartu tanda peserta ujian.
Pemberitahuan terkait jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar akan diumumkan segera dengan tetap mengacu pada jadwal yang telah diumumkan sesuai pengumuman Nomor: 01/Pansel/MA/07/2017 tanggal 01 Juli 2017. (humas)


 Dokumen



Berita ini bersumber dari Mahkamah Agung RI
Share:

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS KEMENKUMHAM 2017

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, hasil seleksi administrasi dapat diakses di: S1 () D3/SMA () SELAMAT!

Sumber : Twitter BKN RI
Share:

Jangan Buru-buru Daftar, Pelajari Syarat Rekrutmen CPNS 61 K/L dengan Cermat

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pada tanggal 5 September 2017 Pemerintah secara resmi mengumumkan kepada publik bahwa penerimaan CPNS 2017 periode kedua yang melingkupi 60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 1 Pemerintah Daerah (Kalimantan Utara) telah dibuka. Jumlah kuota formasi yang tersedia pada 61 K/L serta persyaratan rekrutmen dapat diakses publik melalui sscn.bkn.go.id pada navigasi "pengumuman”. 

Sama halnya dengan penerimaan CPNS periode pertama yang melingkupi Kemenkum HAM dan MA, setiap pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) instansi yang dituju dengan syarat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan masing-masing instansi. Dan bagi pelamar CPNS periode pertama  yang tidak lolos seleksi administrasi dapat mengikuti kembali pendaftaran CPNS pada periode kedua yang tersedia di 61 K/L tanpa harus membuat akun baru. 

Berbeda halnya dengan pendaftaran _online_ periode I yang dibuka serentak pada 1 Agustus 2017 dan berakhir pada 31 Agustus 2017, jadwal pendaftaran _online_ CPNS pada 61 K/L kali ini ditentukan oleh masing-masing instansi. 

Untuk itu calon pelamar diminta untuk mencermati terlebih dahulu seluruh keterangan, syarat/jadwal pendaftaran, dan mekanisme pelaksanaan pendaftaran di masing-masing formasi untuk menghindari kesalahan pendaftaran. 

Jika telah memahami segala ketentuan/persyaratan, pelamar dapat melakukan pendaftaran _online_ melalui portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN sesuai dengan jadwal yang ditetapkan masing-masing instansi.

Selain memuat syarat rekrutmen, pada portal SSCN juga tersedia navigasi _Frequently Ask Questions_(FAQ) atau pertanyaan umum seputar SSCN yang dapat dipelajari oleh para pelamar untuk mengantisipasi kesulitan yang ditemui saat melakukan pendaftaran. 

Melalui siaran pers ini kami juga mengingatkan kembali agar pelamar mengakses informasi penerimaan dan pendaftaran CPNS hanya melalui media informasi resmi Pemerintah. 

Seluruh proses rekrutmen merupakan proses yang dilakukan tanpa dipungut biaya sedikit pun dan berjalan terbuka sehingga berkompetisilah secara fair. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pemerintah telah membuka secara resmi penerimaan CPNS putaran kedua. Pendaftaran akan dibuka mulai 11 September dan ditutup 25 September 2017.

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah telah membuka secara resmi penerimaan CPNS putaran kedua. Pendaftaran akan dibuka mulai 11 September dan ditutup 25 September 2017.

“Masyarakat masih punya waktu 19 hari lagi untuk melihat pengumuman secara seksama dan mempertimbangkan pilihan yang tepat,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Publik (PANRB) Herman Suryatman, Rabu (06/09).

Pada putaran kedua ini, penerimaan CPNS dibuka untuk 60 K/L dan Pemprov Kaltara. Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs BKN yakni https://sscn.bkn.go.id/. Selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi, dan hasilnya akan diumumkan pada 30 September 2017.

Calon pelamar yang lulus pada tahap seleksi administrasi, wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2017. Kemudian bagi yang lulus akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kali ini, SKB juga akan menggunakan CAT, dan diikuti tahapan lain seperti wawancara sesuai dengan kebutuhan instansi terkait.

Terakhir, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan mengintegrasi nilai SKD dan SKB untuk mendapatkan nilai akhir. Pengumuman kelulusan akhir akan diumumkan secara online pada bulan Desember 2017.

Herman mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat menjadi CPNS, untuk tetap mewaspadai informasi yang tidak benar, dan mongkonfirmasikan informasi seperti itu ke Kementerian PANRB ataupun BKN. "Buka situs resmi dari pemerintah dengan domain.go.id," imbuhnya.

Pelaksanaan seleksi CPNS Kementerian PANRB Tahun 2017 ini dilakukan berdasarkan prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya. Informasi resmi terkait dengan persyaratan pendaftaran dan jadwal dapat diakses di Situs Kementerian PANRB www.menpan.go.id dan situs BKN sscn.bkn.go.id.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pengumuman Penerimaan CPNS Th.2017 - PERIODE II - Update Tanggal 6 September 2017 Pukul 08.41 WIB

Pengumuman Penerimaan CPNS Th.2017 - PERIODE II


Informasi 

Terdapat Update/Perubahan Berkas Pengumuman pada Tanggal 6 September 2017 Pukul 08.41 WIB untuk instansi sebagai berikut : 
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Badan Ekonomi Kreatif, Sekretariat Mahkamah Konstitusi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Sosial. 
Beberapa instansi yang belum tersedia berkas/perubahannya,saat ini PANSELNAS BKN masih menunggu informasi dari KEMENPAN-RB.

Share:

PENERIMAAN DAN PERSYARATAN CPNS 2017 PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Untuk Tata Cara Pendaftaran, Form Kelengkapan beserta Informasi & Formasi  Lengkap silahkan | Download Disini

Informasi Update kunjungi tautan dibawah ini :
Untuk pengumuman penerimaan CPNS Provinsi Kalimantan Utara, bisa juga download disini yang bersumber dari BKD Provinsi KALTARA
Share:

Selasa, 05 September 2017

Pengumuman Penerimaan CPNS Th.2017 - PERIODE II

Pengumuman Penerimaan CPNS Th.2017 - PERIODE II

Share:

Pemerintah Buka Penerimaan CPNS di 60 K/L dan Pemprov Kaltara

[SIARAN PERS]
Pemerintah Buka Penerimaan CPNS di 60 K/L dan Pemprov Kaltara
Setelah sebelumnya Pemerintah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) batch I tahun 2017, yakni pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dan Mahkamah Agung (MA), Pemerintah kembali membuka lowongan batch II sebanyak 17,928 formasi CPNS pada 60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017 ini.
Informasi lowongan tertuang pada website kementerian bersangkutan dengan ciri utama menggunakan domain go.id, website menpan.go.id, sscn.bkn.go.id, atau akun media sosial utama BKN yaitu facebook.com/bkngoid dan twitter.com/bkngoid.
Melalui siaran pers ini disampaikan kepada publik bahwa pendaftaran online penerimaan CPNS pada 60 K/L mulai 5 September 2017, pukul 23.00 melalui sscn.bkn.go.id.
Bagi pelamar CPNS Kemenkum HAM dan MA yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi diberikan peluang untuk kembali melamar CPNS di 60 K/L tersebut dengan catatan hanya dapat memilih satu instansi dan satu formasi.
Pelamar yang sebelumnya sudah melamar pada seleksi Kemenkum HAM dan MA tidak perlu lagi membuat akun saat akan melamar ke 60 K/L ini.
Pelamar tinggal log-in pada web sscn.bkn.go.id dengan memasukan NIK dan password yang digunakan pada pelamaran di batch I. Selengkapnya informasi K/L dan Pemerintah Provinsi yang membuka lowongan adalah sebagai berikut:
Kementerian
1. Kementerian Keuangan, 2.880
2. Kementerian ESDM, 65
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 300
4. Kementerian Ketenagakerjaan, 160
5. Kementerian Kelautan dan Perikanan, 329
6. Kementerian Perindustrian, 380
7. Kementerian PUPR, 1.000
8. Kementerian Pariwisata, 40
9. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, 1.610
10. Kementerian LHK, 700
11. Kementerian Perhubungan, 400
12. Kementerian Luar Negeri, 75
13. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigras, 91
14. Kementerian Kesehatan, 1.000
15. Kementerian Pertanian, 475
16. Kementerian Sosial, 160
17. Kementerian Riset, Teknologi, dan PT, 1.500
18. Kementerian PPN/BAPPENAS, 38
19. Kementerian PANRB, 91
20. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 21
21. Kementerian Sekretariat Negara, 178
22. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 40
23. Kementerian Agama, 1.000
24. Kementerian Perdagangan, 65
25. Kementerian Pemuda dan Olah Raga, 27
26. Kementerian Bidang Polhukam, 25
27. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 25
28. Kementerian BUMN, 25
29. Kementerian KUKM, 25
30. Kementerian Pertahanan, 50
LEMBAGA
31. Kejaksaan Agung, 1.000
32. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 175
33. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), 98
34. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 60
35. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 28
36. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), 175
37. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), 10
38. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), 90
39. Badan Nasional Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), 87
40. Komisi Yudisial (KY), 33
41. Badan Narkotika Nasional (BNN), 275
42. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), 60
43. Badan SAR Nasional, 160
44. Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP), 300
45. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA), 225
46. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), 182
47. Lembaga Penerbagan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 99
48. Badan Ekonomi Kreatif, 93
49. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 110
50. Badan Intelijen Nasional (BIN), 199
51. Badan Kepegawaian Negara (BKN), 212
52. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 157
53. Setjen DPR, 85
54. Badan Informasi Geospasial (BIG), 67
55. Lembaga Administrasi Negara (LAN), 299
56. Mahkamah Kontitusi (MK), 70
57. Kepolisian Republik Indonesia, 200
58. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), 25
59. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), 53
60. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG), 26
PROVINSI
61. Kalimantan Utara, 500
Sebelum mendaftar, pelamar disarankan agar: (1) membaca dengan teliti dan seksama persyaratan dan kualifikasi formasi, dan (2) memastikan bahwa NIK dan KK telah diverifikasi di server Ditjen. Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemendagri.
Dua batch penerimaan CPNS ini dibuka Pemerintah dalam rangka akselerasi pencapaian Program Nawacita. Seleksi masuk birokrasi ini akan menjaring generasi terbaik bangsa guna mendukung terwujudnya pelaksanaan kerja Pemerintah yang efektif dan berkualitas.
Jakarta, 5 September 2017,
Kepala Biro Hubungan Masyarakat,
ttd
Mohammad Ridwan


Sumber : Facebook BKN RI
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Pesan Sponsor

loading...

Arsip Blog

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.